Untuk informasi seputar review film dan info perfilman, silakan kunjungi RajaSinema

Kelebihan dan Kekurangan blu by BCA Digital, Makin Smart dengan bluRewards

Dengan tersedianya fitur QRIS dan tarik/setor tanpa kartu di ATM BCA, menurut hemat saya blu bisa dipertimbangkan untuk transaksi personal sehari-hari

Produk tabungan tanpa biaya admin, makin dicari oleh nasabah. Pasalnya, untuk yang punya saldo pas-pasan tapi ingin punya rekening bank untuk kemudahan transaksi, fitur tanpa biaya admin ini sangat ngebantu banget.

Tapi... di produk tabungan bank konvensional, fasilitas seperti ini semakin jarang ditemui atau bahkan sudah tak ada. Kecuali jika kita memilih membuka rekening di tabungan digital yang saat ini memang lagi marak.

Setelah sebelumnya saya ulas mengenai pengalaman menggunakan SeaBank, kali ini saya akan berbagi pengalaman menggunakan blu by BCA Digital selama lebih dari satu tahun.

Cekidot!

Table of Contents

Kelebihan blu

Saya membuka rekening blu sekitar Agustus 2021. Saat membuka saya hanya tertarik pada promonya yakni mendapatkan kesbek 10% dari total dana yang disimpan. Dan saat itu, saldo yang perlu ditop-up hanya 760.000 saja, dan kesbek sebesar 76.000 langsung diterima secara real time.

Hanya saja, saldo utama dan kesbeknya harus ditahan selama periode promo (kurang lebih 2 minggu saja waktu itu).

Semenjak buka rekening, saya belum banyak menggunakan blu sebagai alat transaksi, karena semua transaksi keuangan yang biasa saya lakukan masih bisa di-cover oleh akun bank utama yang saya punya. Apalagi saat itu juga, fitur blu masih sangat terbatas.

Tapi semakin hari, blu semakin berinovasi. Dan setelah satu tahun bersama blu, saya malah jadi lebih banyak menggunakan blu untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

Berikut kelebihan blu yang bisa teman-teman pertimbangkan ya:

1. Gratis biaya admin tanpa syarat

Sama dengan kebanyakan produk bank digital lainnya, blu masih membebaskan biaya administrasi tanpa syarat. Artinya, kalau saldo 0 rupiah pun nggak akan dikenakan denda.

Tapi untuk menikmati fasilitas yang ditawarkan oleh blu, kita wajib menjaga portofolio saldo rata-rata bulan sebelumnya sebesar 1 juta rupiah.

Kalau bingung gimana ngitung saldo rata-rata harian, cukup pertahankan saja saldo 1 juta setiap harinya.

Lalu apa saja, fitur yang ditawarkan blu untuk nasabah yang bisa menjaga saldo portofolionya?

2. Makin smart dengan bluRewards

Konsep blu ini sebetulnya mirip-mirip Jenius. Setiap fiturnya punya nama-nama unik yang didesain khusus untuk nasabahnya. Termasuk fitur-fitur yang ditawarkan bagi nasabah yang berhasil menjaga saldo portofolionya, dinamakan bluRewards

Tampilan bluRewards di aplikasi blu/Raja Lubis

2.1 Gratis biaya transfer antar bank

Kelebihan pertama dari bluRewards adalah gratis biaya transfer antar bank. Umumnya, kita akan dikenakan biaya 6.500 setiap kali transaksi transfer ke bank lain. Walaupun sekarang ada fitur BI Fast dengan biaya yang lebih murah, tapi kalau ada yang gratis kenapa enggak.

Sayangnya, kuotanya terbatas hanya 20 transaksi saja. Jika dibandingkan dengan Jago dan LINE Bank yang mencapai 25 transaksi, blu masih dibawahnya. Apalagi jika dibandingkan dengan SeaBank yang mencapai 100 transaksi.

2.2 Gratis top-up e-wallet

Selain menggratiskan biaya transfer antar bank, blu juga menggratiskan biaya top up e-wallet. Hanya saja, gratis top up e-wallet hanya untuk Ovo dan Gopay saja. Itu pun kuotanya terbatas sekali. Hanya 5 kali untuk masing-masing e-wallet.

Selain Ovo dan Gopay, blu juga bisa top up Dana, hanya dikenakan biaya sebesar 1000 rupiah.

Ya, sejauh ini blu hanya bisa top up tiga e-wallet saja. Kalau dibandingkan dengan bank digital lainnya, fitur top up e-wallet di blu ini bisa dibilang sebagai kekurangan.

2.3 Kesbek dari transaksi QRIS

Ini salah inovasi dari blu. Fitur QRIS ini hadir baru-baru ini. Dengan kata lain, saat saya membuka rekening setahun yang lalu, fitur ini belum ada.

Agar nasabahnya tertarik menggunakan fitur QRIS, blu memberikan kesbek 50% maksimal 5000 rupiah sebanyak 2x per bulan. 

Jadi, agar mendapat kesbek maksimal dari fitur ini, lakukan pembayaran dengan QRIS blu untuk transaksi dengan nominal minimal 10.000 rupiah.

2.4 Promo kesbek dari merchant

blu juga melengkapi bluRewards-nya dengan kesbek dari merchant tertentu. Belum banyak memang merchant yang masuk dalam promo bluRewards. Dan selama ini pun, saya sangat jarang sekali memanfaatkan fitur ini karena merchant-nya sulit ditemukan di sekitar tempat tinggal.

Beberapa merchant yang bekerjasama adalah FamilyMart, Kopi Kenangan, Watsons, The Body Shop, dan JumpStart. Palingan yang pernah saya coba, hanya promo Kopi Kenangan.

Untuk nilai kesbeknya bervariasi sih mulai dari ribuan rupiah hingga 20 ribu (nilai tertinggi yang saya tahu hingga saat ini).

Tapi selain promo merchant yang melekat dengan bluRewards, terkadang blu juga memberikan penawaran seasonal untuk merchant lain seperti CGV dan Cinema XXI.

Total bluRewards yang bisa didapat oleh nasabah yang berhasil mempertahankan saldo rata-rata 1 juta rupiah di bulan sebelumnya adalah kurang lebih sebesar 157.500 rupiah.

3. Bisa setor/tarik tunai di ATM BCA

Di artikel tentang SeaBank, saya soroti salah satu kelemahannya adalah persoalan tarik tunai. Meskipun SeaBank punya jaringan ATM dari bank konvensionalnya, tapi mereka belum bekerjasama untuk memanfaatkan ATM yang dimiliki demi kemudahan nasabah digital SeaBank.

Berbeda dengan SeaBank, blu yang merupakan produk dari BCA Digital (anak perusahaan BCA), mereka memanfaatkan jaringan ATM BCA untuk tarik/setor tunai.

Tapi perlu diperhatikan, fitur ini bisa dilakukan hanya di aplikasi karena blu belum melengkapi fasilitasnya dengan kartu debit. Jadi kalau terjadi gangguan aplikasi atau kegagalan sistem, ya tetap kita nggak bisa melakukan transaksi setor/tarik tunai.

Kekurangan blu

Tidak ada keputusan yang bisa memuaskan semua pihak. Begitu juga digital banking. Nggak ada yang bisa memuaskan semua keinginan nasabahnya.

Dari sekian kelebihan yang sudah saya utarakan, blu juga punya beberapa kekurangan mendasar. Apa saja kelemahan blu?

1. Tidak tersedia kartu debit

Kenapa sih saya ngotot kartu debit itu harus tetap ada? 

Walaupun lahir dari produk digital, menurut saya kartu debit tetap wajib ada sebagai komplemen. Karena risiko dari penggunaan aplikasi itu tetap saja ada semisal server maintenance, nggak ada jaringan internet, nggak punya kuota, kegagalan sistem dan lain sebagainya.

Sehingga dengan adanya kartu debit, nasabah masih bisa melakukan transaksi ketika terjadi gangguan di aplikasi.

Selain itu, saya tetap memasukkan hal ini ke dalam kekurangan karena masih ada bank digital lain yang menyediakan kartu debit fisik semisal Jago dan LINE Bank. 

2. Bunga tabungan kecil

Memang kita nggak bisa berharap bunga banyak pada tabungan digital. Udah gratis biaya admin, masih pula ingin bunga yang gede. Hehe.

Sama seperti kebanyakan tabungan digital lainnya, bunga di blu juga hanya nol koma persen saja. Kalau tujuannya untuk menabung, memang SeaBank sudah pilihan terbaik.

Rekomendasi

Agak bingung memang nyari kekurangan blu setelah satu tahun pemakaian. Karena seperti yang saya bilang di awal, blu ini terus menerus berinovasi dengan fitur-fiturnya.

Paling kalau boleh saran, agar benefit bluRewards bisa dimaksimalkan oleh nasabah, saya harap blu bisa mengevaluasi atau menambah merchant yang lebih 'populer' dan mudah dijangkau. Sesederhana Alfamart atau Indomaret.

Atau bisa juga dipersonalisasikan sesuai histori personal nasabah. Contohnya, saya akan lebih senang jika promo CGV dan Cinema XXI masuk dalam merchant tetap bluRewards dibanding merchant seperti Watsons atau The Body Shop. Karena memang saya lebih sering menonton film daripada beli produk kecantikan, hehe.

Jadi, blu cocok buat apa?

Dengan tersedianya fitur QRIS dan tarik/setor tanpa kartu di ATM BCA, menurut hemat saya blu bisa dipertimbangkan untuk transaksi personal sehari-hari yang sifatnya terbatas.  

Gimana-gimana? Tertarik menjadikan blu sebagai teman transaksi kamu? Yuk download aplikasi blu menggunakan kode referal MARTU80XZ. Selamat menikmati bluRewards.

Kamu punya pengalaman lain tentang blu? Berbagi di komentar yuk! 

Tulisan ini murni dari pengalaman pribadi. Tidak sedang bekerjasama dengan blu ataupun disponsori kompetitor.

Read Also :
Pecinta Musik dan Film Indonesia yang bercita-cita menjadi Jurnalis atau Entertainer namun malah tersesat di dunia Informatika

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke RajaLubis. Tinggalkan jejak dengan mengisi kolom komentar yang ada. Kami tidak memoderasi kolom komentar, jadi silakan re-cek kembali sebelum berkomentar. Hindari komentar dengan memberikan link hidup, sapaan yang salah, dan atau kata-kata kasar.