Untuk informasi seputar review film dan info perfilman, silakan kunjungi RajaSinema

Size Inn Hotel, Pilihan Utama Hotel 200 Ribuan di Cirebon

Size Inn Hotel Cirebon bisa dibilang hotel paling murah 200 ribuan di Cirebon dengan fasilitas yang lengkap


Setelah mengulas pengalaman menginap satu malam di Hotel Larissa Ciamis, kini saatnya pindah ke Cirebon. Berbeda dengan Ciamis yang pilihan hotelnya terbatas, di Cirebon ini hotel-hotel melimpah ruah.

Ini bukan kali pertama memang saya menginap di Cirebon. Waktu masih kerja di bank, saya pernah dinas ke kota yang dijuluki Kota Udang ini. Dan menginap di hotel Aston.

Tapi berhubung budget kali ini di kisaran 200 ribuan saja, dan tentunya rate Aston nggak masuk, jadi nggak memungkinkan untuk mengulang pengalaman menginap di hotel Aston.

Jadi marilah kita mencari hotel lain saja yang sesuai budget.

Setelah dilakukan pencarian dan melakukan showing room ke beberapa hotel di daerah Tuparev, akhirnya saya memutuskan untuk menginap di Size Inn Hotel.

Semalam di Size Inn Hotel Cirebon

Dan ini pengalaman saya menginap semalam di Size Inn Hotel Cirebon, sebagai referensi teman-teman jika berkunjung ke Cirebon.

Harga dan tipe kamar

Bisa twin atau king ya/Raja Lubis

Awalnya saya sempat akan booking melalui aplikasi pemesanan online. Tapi setelah tiba di lokasi dan tanya resepsionis, ternyata harga di aplikasi dengan bayar langsung nggak jauh beda. Di aplikasi harganya 209 ribu rupiah, sementara kalau bayar langsung harganya 210 ribu rupiah. Ya beda seribu doang.

Jadi biar lebih cepat transaksi check-in nya dan bisa segera istirahat, saya putuskan bayar langsung saja. Kamar yang saya pesan adalah tipe Medium Twin karena hanya tipe itu yang masih tersedia. Sebetulnya masih ada pilihan lain yakni Small Twin dengan harga 190 ribu rupiah dan Large Twin dengan harga 230 ribu rupiah.  

Pembayaran bisa menggunakan QRIS, tunai, dan debit/credit 

Fasilitas kamar

Saya mendapat kamar nomor 29 di lantai 3. Dan di hotel ini nggak ada lift ya, jadi harus naik turun tangga. Kalau mau nambah value, bisa saja hotel memasang lift rumahan untuk memudahkan mobilitas.

Begitu tiba di depan kamar, saya suka banget sama desain Size Inn Hotel yang menurut saya unik. 

Saya suka desain pintunya yang menggunakan meteran sebagai petunjuk nomor. Nah, nomor yang dicetak lebih tebal, lebih besar, dan warna merah tersebut menunjukkan kamar yang saya huni. Lucu banget kan?

Terus di setiap dinding luar kamar juga terdapat informasi-informasi tempat wisata yang ada di daerah Cirebon dan sekitarnya. Ditambah dengan perpaduan warna yang ngejreng-ngejreng, langsung bikin mood happy sekali. 

Yuk kita buka pintu dan masuk!

Ruangan Medium Twin ini nampaknya tidak terlalu luas. Kasurnya juga pendek. Ukurannya pas banget dengan ukuran badan. Kadang kalau lagi motah (ini bahasa Sunda, tolong carikan bahasa Indonesianya), kaki bisa out of kasur. Hehe.

Andai angkanya bisa dipencet sebagai kunci/Raja Lubis

Sementara untuk fasilitas dalam kamar, saya kira cukup lengkap. Berikut kelengkapan fasilitas kamar Size Inn Hotel Cirebon:

Fasilitas dalam kamar
AC
Kurang terasa dingin walau sudah di suhu terendah
Televisi
Colokan Hanya ada 1 di antara kasur twin
Wifi Tidak menjangkau lantai 3
Mineral Water
Teh/Kopi Tidak ada coffee/tea maker , tapi ada dispenser air panas di setiap lantai
Meja/Kursi
Lemari
Snack/Mini Bar

Sandal
Lainnya

Saya cukup paham sih. Walau fasilitas lengkap, tapi dengan harga 200 ribuan pasti ada yang dipangkas di sana - sini.

Pertama soal AC. Nggak ngerti kenapa AC-nya nggak terasa dingin. Padahal sudah diset di suhu terendah. Entah karena udara Cirebon yang memang panas jadi ikut memengaruhi?

Di kali kedua menginap di kamar lain di lantai 2 pun, kondisi AC masih sama. Ya sudahlah, semoga bisa diperbaiki ya soalnya cuaca di Cirebon itu panas menurut saya. Masa sudah di dalam kamar saja masih kegerahan? 

Kedua soal jaringan wifi. Untuk kita yang menginap bukan cuma untuk liburan tapi juga bekerja yang membutuhkan jaringan wifi stabil, jaringan wifi di Size Inn Hotel nggak bisa diandalkan. 

Sama sekali jaringan wifi tidak menyentuh area lantai 3. Setelah saya cek, jaringan wifi hanya berfungsi di area lobby saja di lantai 1. Sementara kalau di lantai 2, jaringannya timbul tenggelam.

Fasilitas toiletris
Sabun
2in1 dengan sampo
Sikat Gigi
Pasta Gigi
Handuk
Shower
Wastafel
Closet Duduk
Water heater Katanya ada, tapi nggak jalan
Lainnya

Rajin-rajin bersihin noda kuning yang nempel ya/Raja Lubis

Sarapan yang cukup

Sekali lagi tersedianya sarapan menjadi salah satu pertimbangan saya ketika memilih hotel. Agak malas saja kalau harus pusing nyari-nyari sarapan pagi hari. Penginnya pas berangkat kerja tuh memang sudah selesai sarapan.

Dan di Size Inn Hotel semua jenis kamar sudah termasuk sarapan. Di sini sarapan disediakan secara parasmanan, nggak peduli berapa banyak tamu yang menginap. Soalnya ada juga hotel yang memberlakukan sarapan parasmanan tergantung jumlah tamu.

Apa saja yang bisa dijadikan sumber tenaga?

Komposisi menu sarapan parasmanan Size Inn Hotel standar-standar saja. Mereka adalah nasi putih, bihun goreng, ayam kecap manis, sayuran hijau, kerupuk, bala-bala, tempe goreng, tahu goreng, dan sambal merah. Disediakan pula kopi, teh, jus, dan buah.

Komposisi menu di atas, saya dapat ketika pertama kali menginap. Pas kali kedua, nggak banyak yang berubah. Hanya saja ayam kecap manisnya diganti telur balado. Jadi nggak ada ayamnya sama sekali. Padahal konon katanya, ayam itu makanan sejuta umat alias netral. Makanya menu ayam biasanya menjadi wajib di hotel-hotel. 

Saya pun berseloroh "Oh, kalau tamunya sedang banyak menu utamanya adalah ayam, tapi kalau pas sedikit diganti telur".

Mungkin hanya perasaan saya saja sih. Soalnya pas pertama menginap memang lagi ramai-ramainya. Pas kedua kali nggak terlalu banyak tamu yang menginap. Dengan kata lain lebih sedikit daripada kunjungan saya yang pertama.

Oia, tempat sarapannya berada di ruangan terbuka sebelahan dengan resepsionis. Kurang lebih hanya ada 14 kursi saja. Jadi kalau lagi penuh banget, bisa minta tolong petugas untuk bantu siapkan sarapan dan bisa makan di lobby atau kamar masing-masing.

Sebagai pencinta tempe, menu goreng-gorengan ini nagih banget/Raja  Lubis

Harga dan fasilitas bisa saja berubah. Ulasan ini adalah pengalaman menginap pada periode Oktober & November 2022

Informasi lain tentang Hotel Size Inn yang wajib kamu tahu

Ada beberapa informasi lain yang mungkin bisa jadi pertimbangan kamu ketika memutuskan menginap di Hotel Size Inn Cirebon.

1. Di lantai 2 ada smoking area yang langsung menghadap jalan. Tempatnya cukup luas. Dan bisa juga dipakai untuk sekadar nongkrong-nongkrong atau alternatif lain saat tempat sarapan penuh.

2. Tempat parkir mobil nggak begitu luas. Hanya cukup untuk sekitar 6 mobil saja. Kalau tamu sedang banyak, kunci mobil dititip di resepsionis untuk memudahkan lalu lintas keluar masuk mobil para tamu.

3. Resepsionis dan staf lain beneran ramah-ramah. Pokoknya kalau ada pertanyaan atau masalah mengenai fasilitas hotel, nggak usah ragu hubungi saja mereka.    

Colourfull dan ceria banget/Raja Lubis

Akses dan lokasi Size Inn Hotel 

Size Inn Hotel ini beralamat di Jalan Sutawinangun No. 210, Kec. Kedawung, Cirebon. Nginap di sini mah surga banget. Lokasinya ramai oleh orang yang berjualan. Nggak akan susah cari makan malam. 

Dalam radius 100 meter ke kanan atau ke kiri terdapat Alfamart, Indomaret, warung kelontong, warteg, nasi padang, tukang gorengan, pecel lele, tukang bakso, dan lain-lain. 

Saya pernah coba bakso yang ada di depan hotel. Namanya Baso Urat Sidodadi. Harga seporsi mie bakso masih murah banget, hanya 12 ribu rupiah. Ditambah es teh manis 3 ribu rupiah. Jadi cukup 15 ribu rupiah saja. 

Juga saya pernah coba pecel lelenya. Posisinya dari hotel jalan ke sebelah kiri. Satu porsinya (nasi+lele+sambal) haganya 22 ribu rupiah. Sedikit lebih mahal dari pecel lele di Bandung yang masih bisa 18 ribuan seporsinya.

Kesimpulannya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, saya masih menjadikan Size Inn Hotel Cirebon sebagai salah satu pilihan utama hotel 200 ribuan ketika akan menginap di Cirebon. Karena memang belum nemu hotel lain yang harganya di bawah Size Inn dengan fasilitas yang sama.

Nah, segitu dulu saja pengalaman menginap semalam di Size Inn Cirebon. Kalau kamu punya pengalaman menginap di sini, jangan ragu untuk berbagi di komentar ya. 

Dan sampai jumpa di ulasan hotel-hotel berikutnya. 

Tulisan ini murni dari pengalaman pribadi. Tidak sedang bekerjasama dengan Hotel Size Inn ataupun disponsori kompetitor.

Read Also :
Pecinta Musik dan Film Indonesia yang bercita-cita menjadi Jurnalis atau Entertainer namun malah tersesat di dunia Informatika

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke RajaLubis. Tinggalkan jejak dengan mengisi kolom komentar yang ada. Kami tidak memoderasi kolom komentar, jadi silakan re-cek kembali sebelum berkomentar. Hindari komentar dengan memberikan link hidup, sapaan yang salah, dan atau kata-kata kasar.