4 Alasan Kenapa Wall Street English Indonesia Cocok Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris Kamu



Seorang filsuf asal Austria, Ludwig Wittgenstein pernah berkata“The Limits of my language means the limits of my world”. Keterbatasan melihat dunia bisa ditentukan seberapa besar kita memahami bahasa. Maka tak heran jika ada pepatah yang bilang, 'Jika kau ingin kuasai dunia, maka kuasailah bahasa'.

Saya termasuk yang pernah tertarik dengan filsuf ini. Sehingga saya memutuskan untuk kuliah bahasa Inggris sebagai pendamping kuliah utama di bidang Informatika. Karena saya yakin perpaduan bahasa dan teknologi akan lebih cepat menguasai dunia. Tapi apa harus bahasa Inggris?

Suka tidak satu, mau tidak mau, ya memang harus bahasa Inggris. Bagaimana pun juga bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang menjadi bahasa pemersatu untuk komunikasi tingkat dunia. Maka meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri berbahasa Inggris adalah hal yang mutlak.

Untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris tersebut, tentu caranya banyak sekali. Tapi sebelum kita memilih cara apa yang paling tepat, kita harus tahu dulu apa yang menjadi tujuan kita. Apakah untuk presentasi bisnis, menunjang karir dan pekerjaan, atau beasiswa. Saya contohkan anak muda Bandung, Jesica Fitriana yang berhasil menyabet gelar Putri Indonesia Pariwisata 2019 dan akan mewakili Indonesia di ajang Miss Supranational di Polandia akhir tahun ini.

Tentu untuk menunjang keikutsertaannya di ajang internasional tersebut, Jesica sangat memahami pentingnya memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik agar bisa membanggakan Indonesia. Dan untuk hal tersebut, Jesica memilih Wall Street English Indonesia sebagai tempat untuk mengembangkan kemampuannya.



Kenapa harus Wall Street English (WSE)?


Metode Terstruktur

Pembelajaran di WSE menggunakan metode blended learning, sebuah metode yang menggabungkan proses belajar digital yang interaktif dengan kelas tatap muka. Jadi berbeda dengan tempat kursus lainnya, WSE punya aplikasi khusus yang bisa diakses secara ekslusif oleh member dan bisa digunakan kapan saja.

Lingkungan Berbahasa Inggris

Nggak ada cara lain untuk percaya diri berbahasa Inggris selain berani ngomong. Ya, sepintar apapun kita memahami grammar dan tenses, tanpa dipratikkan tentu nggak ada artinya. Practice makes perfect, begitu kata mutiara yang biasanya ada di sampul buku anak SD.

Untuk menunjang hal ini, WSE menerapkan konsep Total English Environtment yang mewajibkan seluruh manusia ketika berada di lingkungan tersebut wajib berbahasa Inggris. Mulai dari pagar pintu masuk, disapa satpam, hingga meja front office wajib menggunakan bahasa Inggris. Dan tenang saja, nggak akan ada yang menertawakan kalau kamu ada kesalahan berbahasa.

Ruang konsultasi/WSE

Perhatian Khusus

Konsep Total English Environtment memang akan membuat kita percaya diri dalam berbahasa, tapi bagaimana ketika kita kembali ke lingkungan di luar itu? Sementara masih ada saja yang bilang kalau kita berbahasa Inggris itu suatu keangkuhan.

Rupanya WSE pun menyadari hal ini. Belajar di WSE tidak hanya memperhatikan metode teknis saja, tapi juga adanya personal attention bagi setiap member WSE. Salah satunya dengan adanya fasilitas konsultasi bagi member WSE yang ingin berbagi hal lain di luar aspek teknis pembelajaran.

Dan nggak hanya itu, WSE juga menciptakan komunitas bagi member agar setiap member dapat berbagi ide, memperluas jaringan pertemanan, dan memperoleh akses ekslusif untuk bertemu dengan para ahli di bidangnya.

Area komunitas di WSE Dago/WSE

Garansi Uang Kembali dan Jadwal Fleksibel

Jika beberapa lembaga kursus lain masih menerapkan sistem classroom tetap, WSE memungkinkan untuk setiap member booking class sesuai waktu yang dipunyai member. Dengan cara ini, tidak akan ada materi/class yang terlewat. Dan dengan dukungan metode blended learning, member bisa belajar dahulu via aplikasi sebelum akhirnya bertemu dengan pengajar di kelas.

Selain jadwal yang fleksibel, WSE juga memberikan tawaran Money-back guarantee apabila dalam jangka waktu tertentu, member WSE tidak mengalami peningkatan dalam kemampuan berbahasa Inggris.

Grand Opening WSE Cabang Dago untuk Dukung SDM Unggul Jawa Barat

Kemeriahan gunting pita sebagai tanda dibukanya WSE Dago/WSE
Rabu (28/8/19) WSE dengan bangga meresmikan cabang baru di Bandung yang disebut dengan WSE Dago. WSE Dago ini adalah cabang WSE pertama di Indonesia dengan konsep 'independent building' dan juga cabang terbesar di Indonesia dengan bangunan tiga tingkat. Cabang ini juga dilengkapi dengan fasilitas digital lounge, area social club, dan tampilan layaknya co-working space.

Kenapa harus Jawa Barat? Kish Gill selaku CEO WSE Indonesia dalam sambutannya menjelaskan bahwa Jawa Barat punya peluang yang kompetitif untuk investasi lokal maupun asing. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), tercatat jumlah penanaman modal asing (PMA) sepanjang tahun 2018 mencapai US$ 5.57 mliar dengan total projek mencapai 4.713 projek.

Proyeksi Badan Pusat Statistik juga mencatat Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah populasi tertinggi di Indonesia, yaitu mencapai 49.9 juta jiwa pada 2020. Data inilah yang menjadi dasar, kenapa SDM Jawa Barat harus unggul dan kompetitif dalam berbahasa Inggris.

Kish Gill (CEO WSE Indonesia) ditemani Jesica Fitriana (Putri Indonesia Pariwisata 2019) di acara Grand Opening WSE Dago/WSE

Maka jika kamu sudah siap untuk menjelajah dunia, sila datang langsung ke WSE Dago di alamat:
Jalan Sulanjana No. 3 (sebelah Moxy Hotel)
nomor (022) 2050-6223


No comments

Powered by Blogger.