[MIDNIGHT SHOW]: Membuka Film Indonesia 2016 dengan Darah

[caption id="attachment_1206" align="aligncenter" width="213"]Poster MidNIght Show Poster MidNight Show[/caption]

Setelah KILLERS yang tayang pada awal tahun 2013, rasanya hampir tidak ada lagi Film Indonesia yang menyuguhkan darah sebagai menu utama filmnya. Genre drama dan komedi memang masih menghiasi layar perfilman kita terlebih jika itu drama religi, biopik atau adaptasi novel. Mencoba berbeda, sebuah rumah produksi Renee Pictures menghadirkan genre horror/thriller sebagai alternatif tontonan di bioskop. Tahun lalu PH ini cukup sukses menyajikan horror dalam Tuyul Part 1, yang kemungkinan sekuelnya akan dibuat tahun ini.


Mengawali tahun 2016 dengan darah memang mengasyikkan. Renee Pictures menghadirkannya lewat film teranyarnya MidNight Show. Berkesempatan hadir dalam premiere filmnya di Kota Bandung yang bertempat di CGV Blitz BEC pada 7 Januari beberapa hari yang lalu, tentu menjadi hal yang menyenangkan mengingat memang sudah sejak lama saya haus akan darah. Xixiixxiix.



MidNIght Show bercerita tentang sebuah pembunuhan yang dilakukan di bioskop Podium. Kejadian bermula saat bioskop tersebut memutuskan untuk memutar film kontroversial "BOCAH" karena kondisi keuangan bioskop tersebut kurang stabil. Hal ini disertai dengan harapan film kontroversial tersebut dapat memancing jumlah penonton lebih banyak dan menyelematan Podium dari kebangkrutan. Film Bocah sendiri menceritakan tentang seorang anak kecil berusia 12 tahun yang membunuh keluarganya sendiri. Saat penonton tengah menikmati Bocah, suasana berubah menjadi nyata. Penonton dan kru bioskop pun harus menghadapi serangkaian aksi pembunuhan yang cukup membuat “seram” dan “deg-deg an” di sebagian besar paruh film. Seperti apa rentetan kejadiannya? Jangan lupa saksikan MidNIghtShow mulai 14 Januari 2016 serentak di bioskop tanah air.






Hadir dalam Gala Premiere dan Konferensi Pers tersebut adalah Acha Septriasa (pemeran Naya), Gandhi Fernando (Pemeran Juna, Produser), Ginanti Rona Tembang Asri (Sutradara) dan Garindra Bimo (pemeran xxxx). Banyak hal unik yang menarik yang bisa digali dari film MidNight Show ini. Jika anda pecinta Film Indonesia dan hafal sepak terjang artis peraih piala Terpuji Pemeran Utama Wanita  Festival Film Bandung 2012 dan 2013, Acha Septriasa, sudah barang tentu akan sedikit kaget ia bermain dalam MidNIght Show. Ini memang kali pertama Acha bermain film thriller. Dengan mencoba berbeda dalam hal permainan peran, Acha semakin menasbihkan dirinya sebagai aktor wanita papan atas Indonesia saat ini.




[caption id="attachment_1207" align="aligncenter" width="300"]Selfie with Acha Septriasa Selfie bersama Acha Septriasa (Pemeran Naya dalam Film Midnight Show) - dokumentasi pribadi[/caption]

Selain diperankan oleh pemeran utama yang seorang wanita, sutradara film ini juga seorang wanita. Ginanto Rona. Menjadi wajar, mengingat karir dia sebelumnya adalah asisten sutradara untuk film – film seperti Killers, Rumah Dara, The Raid dan The Raid 2. Pantas saja, pengaruh film-film tersebut cukup kuat dalam adegan-adegan yang ditampilkan dalam MidNight Show.


Ide cerita ini sendiri diambil saat produser Gandhi Fernando & Laura Karina menonton film Kuntilanak (2006) di Artha Gading 21, Jakarta Utara. Saat selesai menonton film horror tersebut, lampu di basemen dan area dekat dengan bioskop Artha Gading 21, tiba-tiba mati total dan mereka panik ketakutan. Nah dari sinlah bermula ide MidNight Show tersebut.


Sebagai pecinta film horror/thriller sejati, kabar akan adanya film ini udah saya dengar sejak setahun terakhir. Bahkan, ketika saya menjadi MC di acara TalkSow Film Omnibus bersama Acha Septriasa pada bulan Mei 2015 lalu di Museum Sri Baduga Bandung, saya sudah sedikit menyinggung film thriller yang akan dibintangi oleh Acha Septriasa yang diperkirakan akan tayang justru pada akhir tahun 2015 lalu. Rupanya, film MidNight Show sempat ditolak edar tayang di bioskop karena scene-scene yang terlalu sadis dan dianggap tidak layak tayang. Produser dan sutradara akhirnya merevisi scene-scene tersebut dan mendaftarkannya kembali ke Lembaga Sensor Film hingga akhirnya mendapat waktu tayang serentak pada 14 Januari 2016.


Film yang berating dewasa (untuk 21 tahun ke atas) ini turut juga dibintangi oleh Ronny P. Tjandra, Ratu Felisha, Ade Firman Hakim, Yayu Unru, Zack Lee dan lain-lain. Tentunya tidak ketinggalan Ganindra Bimo, yang cukup total dan mencuri perhatian saya dalam MidNight Show ini.




[caption id="attachment_1208" align="aligncenter" width="300"]Acha & Ganindra Bimo Ganindra Bimo (kiri) dan Acha Septriasa (kanan) - dokumentasi pribadi[/caption]

Bagi kalian pecinta Film Indonesia, terutama pecinta film horror/thriller, MidNight Show membuka tahun 2016 dengan manis. Catet tanggalnya, 14 Januari 2016 dan segera serbu bioskop terdekat di kota anda, lebih seru jika ditonton saat midnight show.


Share on Google Plus

About Raja BlackWhite

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

18 comments:

  1. saya bukan penggemar film horror lokal maupun internasional. Terlalu penakut untuk nonton horror hehehe. Tapi Acha memang menurut saya salah satu aktris yang aktingnya bagus. Suaranya juga cukup bagus kalau menyanyi.

    ReplyDelete
  2. Saya takut film horor btw review nya kereen.

    ReplyDelete
  3. iya xixixiixix

    ini jenis thriller darah2 an gitu

    makasih ya udah mampir dan ninggalin jejak

    ReplyDelete
  4. Acha memang keren...

    makasih bunda udah mampir dan.ninggalin jejak

    ReplyDelete
  5. Jadi tertarik nonton karena reviewnya, tapi belum punya keberanian buat nonton beneran huhuhu T_T

    ReplyDelete
  6. ayo Icha masih ada 4 hari lagi, kumpulkan keberaniannya

    ReplyDelete
  7. Aku bukan penggemar film horo. Dahulu kalau nonton horor Indonesia malah ketawa. Film ini bikin penasaran juga.
    Reviewnya bagus mas

    ReplyDelete
  8. terimakasih..

    wah horror apa tuh yg bikin ketawa ???

    ReplyDelete
  9. Aku takut nonton film horor asia termasuk indonesia. Hahahaha..krn selalu ngerasa hantunya orang sendiri dan deket. Kalo horor hollywood kan hantunya nun jauh disana. Jadi gak pernah nonton horor asia.

    ReplyDelete
  10. Film horor ya? Ngeri sih...tapi sering nonton meskipun kalo ada adegan yang serem, langsung tutup muka...hihi

    ReplyDelete
  11. takut didatengin ya? xixiixix

    ReplyDelete
  12. lebih k arah thriller atau slasher sich xixiix
    pembunuhan dan darah gitu

    ReplyDelete
  13. […] sensor, boleh dong jika saya pertanyakan, film MidNight Show yang dilabeli 21+ saja masih kena pisau sensor untuk adegan gorok-gorokan, padahal ya memang film […]

    ReplyDelete
  14. […] Bicara sensor, boleh dong jika saya pertanyakan, film MidNight Show yang dilabeli 21+ saja masih kena pisau sensor untuk adegan gorok-gorokan, padahal ya memang film […]

    ReplyDelete
  15. […] alur yang asyik sendiri itu, nampaknya Pesantren Impian perlu belajar dari film Midnight Show bagaimana ia membangun teka-teki dan mengenalkan karakternya satu – persatu dengan cukup baik. […]

    ReplyDelete
  16. […] Melihat alur yang asyik sendiri itu, nampaknya Pesantren Impian perlu belajar dari film Midnight Show bagaimana ia membangun teka-teki dan mengenalkan karakternya satu – persatu dengan cukup baik. […]

    ReplyDelete
  17. […] pecinta horror dan thriller, tentu bagian ini akan saya bahas pula. Di genre ini ada pertarungan MidNightShow vs Wanita Berdarah juga Pesantren Impian. Lupakan Wanita Berdarah! Begitu juga dengan Pesantren […]

    ReplyDelete
  18. […] mulai dari gekstur tubuh, nada dan logat bicara harus ia ubah 180 derajat. Sempat memukau dalam Midnight Show, Bimo kembali menyuguhkan kualitas aktingnya yang […]

    ReplyDelete